Rlhb kelurahan jelupang
TANGERANG SELATAN — Bagi Ibu Asih, rumah bukan sekadar tempat tinggal. Rumah menjadi tempat berlindung sekaligus tempat ia membesarkan dan mendampingi kedua anaknya yang masih duduk di bangku SMP. Meski kondisi hunian yang ditempatinya belum dapat dikategorikan sebagai rumah layak huni, Ibu Asih tetap berusaha menjadikan rumah tersebut sebagai tempat yang nyaman bagi kedua buah hatinya.
Ibu Asih merupakan warga Kelurahan Jelupang yang sehari-hari bekerja sebagai asisten rumah tangga di tiga tempat. Pekerjaan tersebut ia jalani untuk memenuhi kebutuhan keluarga, terutama memastikan kedua anaknya tetap dapat memperoleh pendidikan. Di tengah keterbatasan yang dimiliki, ia terus berupaya memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mempertahankan pendidikan kedua anaknya.
Namun, perjuangan tersebut harus dijalani dengan kondisi tempat tinggal yang memprihatinkan. Rumah yang ditempati Ibu Asih dan kedua anaknya memiliki bagian atap yang terbuat dari asbes dan kondisinya sudah sangat ringkih. Kerusakan pada atap terjadi secara bertahap, sementara kemampuan untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh masih terbatas.
Setiap kali terdapat bagian asbes yang patah, Ibu Asih berupaya memperbaikinya dengan menggunakan sisa asbes yang masih ada. Perbaikan dilakukan seadanya agar rumah tetap dapat digunakan sebagai tempat berlindung. Seiring waktu, tumpukan sisa asbes tersebut justru membuat kondisi atap semakin rentan dan menyebabkan keretakan di sejumlah bagian.
Ketika hujan turun, kebocoran terjadi di berbagai titik rumah. Air hujan masuk melalui celah-celah atap dan membuat kondisi di dalam rumah menjadi tidak nyaman. Sementara ketika cuaca terik, panas matahari dapat menembus bagian atap yang sudah tidak lagi mampu memberikan perlindungan dengan baik.
Kondisi tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Ibu Asih yang harus menjalani aktivitas bekerja di tiga tempat demi memenuhi kebutuhan kedua anaknya yang masih bersekolah. Di tengah kesibukannya mencari nafkah, ia juga harus memastikan rumah yang menjadi tempat kedua anaknya beristirahat tetap dapat memberikan perlindungan.
Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan melalui program Renovasi Rumah Layak Huni menyalurkan bantuan kepada Ibu Asih dan kedua anaknya. Bantuan ini diberikan sebagai upaya membantu memperbaiki kondisi hunian agar menjadi tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi keluarga.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, didampingi staf Bidang II, turut hadir melihat kondisi rumah sekaligus menyerahkan bantuan renovasi kepada keluarga Ibu Asih.
Ahmad Rifai menyampaikan bahwa program Renovasi Rumah Layak Huni merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kota Tangerang Selatan kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, hunian yang aman dan layak merupakan bagian penting dalam mendukung kehidupan keluarga, termasuk anak-anak agar dapat tumbuh dan belajar dengan lebih nyaman.
“Kami melihat bagaimana Ibu Asih terus berjuang untuk memenuhi kebutuhan kedua anaknya, termasuk memastikan mereka tetap mendapatkan pendidikan. Melalui bantuan renovasi ini, kami berharap rumah yang ditempati dapat menjadi lebih aman dan nyaman, sehingga Ibu Asih dan kedua anaknya memiliki tempat berlindung yang lebih layak,” ujar Ahmad Rifai.
Ia menambahkan bahwa bantuan yang disalurkan BAZNAS merupakan amanah dari masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Karena itu, setiap bantuan diupayakan agar dapat memberikan manfaat yang nyata dan menyentuh kebutuhan dasar para mustahik.
“Semoga bantuan ini tidak hanya memperbaiki kondisi rumah, tetapi juga memberikan semangat dan harapan baru bagi keluarga Ibu Asih. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak keluarga yang dapat merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Bagi Ibu Asih, rumah yang lebih layak berarti lebih dari sekadar bangunan yang diperbaiki. Hunian tersebut menjadi tempat kedua anaknya menjalani masa sekolah dan tempat mereka kembali setelah menjalani aktivitas sehari-hari. Di tengah perjuangannya bekerja di tiga tempat, adanya tempat tinggal yang lebih aman diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi Ibu Asih dalam menjalankan perannya sebagai orang tua.
Program Renovasi Rumah Layak Huni menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah dapat menghadirkan perubahan dalam kehidupan mustahik. Dari kepedulian para muzaki, lahir hunian yang lebih layak sekaligus harapan baru bagi keluarga yang sedang berjuang.
BAZNAS Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, termasuk melalui pemenuhan kebutuhan dasar dan pemberdayaan mustahik. Sebab, setiap kebaikan yang ditunaikan melalui zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi jalan hadirnya kehidupan yang lebih baik bagi sesama.