Kolaborasi dengan fgn baznas tangsel salurkan beasiswa
Pamulang, Tangerang Selatan — Semangat memperkuat pendidikan Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial kembali diwujudkan melalui kegiatan Kota Tangerang Selatan Mengaji yang diselenggarakan oleh Forum Persatuan Guru Ngaji (FPGN) Kota Tangerang Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026, di Masjid Al-Mujahidin, Kecamatan Pamulang.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan turut berpartisipasi melalui pemberian beasiswa kepada 8 santri tahfiz peserta Kota Tangerang Selatan Mengaji. Para penerima beasiswa merupakan perwakilan dari 8 kelurahan di Kecamatan Pamulang, sebagai bentuk dukungan terhadap para santri yang memiliki semangat dalam mempelajari dan menghafalkan Al-Qur’an.
Kota Tangerang Selatan Mengaji merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh FPGN Kota Tangerang Selatan dan dilaksanakan secara bergilir di setiap kecamatan. Pada bulan Agustus 2026, Kecamatan Pamulang menjadi wilayah yang mendapatkan giliran pelaksanaan. Selain menjadi sarana silaturahmi bagi para guru ngaji, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda di Kota Tangerang Selatan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Tangerang Selatan, Camat Pamulang, serta sekitar 300 guru ngaji se-Kecamatan Pamulang. Kehadiran Wakil Wali Kota Tangerang Selatan bersama unsur pemerintah daerah dan para guru ngaji menunjukkan adanya sinergi dalam menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.
Selain pemberian beasiswa kepada santri tahfiz, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Dalam kesempatan tersebut turut dilakukan penggalangan donasi untuk membantu masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT). Para peserta diajak untuk bersama-sama menyisihkan sebagian rezekinya sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap saudara-saudara yang membutuhkan bantuan.
Taufik Setyaudin selaku Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa dukungan terhadap santri tahfiz dan penggalangan donasi untuk NTT merupakan dua bentuk kepedulian yang memiliki semangat yang sama, yaitu menghadirkan manfaat bagi sesama.
“Hari ini kita tidak hanya memberikan dukungan kepada para santri tahfiz agar terus semangat belajar dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mengajak seluruh yang hadir untuk berbagi kepedulian kepada saudara-saudara kita di NTT. Semoga apa yang kita berikan, baik untuk pendidikan maupun kemanusiaan, dapat memberikan manfaat dan menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” ujar Taufik.
Menurutnya, keberadaan guru ngaji memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga memiliki akhlak dan kepedulian terhadap lingkungan sosial. Karena itu, sinergi antara pemerintah, BAZNAS, FPGN, guru ngaji, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan keagamaan yang berkelanjutan.
Pemberian beasiswa kepada delapan santri tahfiz diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para penerima untuk terus meningkatkan semangat dalam menghafal Al-Qur’an. Dukungan tersebut juga diharapkan dapat mendorong para santri untuk terus berprestasi dan kelak menjadi generasi yang mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan umat.
Sementara itu, penggalangan donasi untuk NTT menjadi pengingat bahwa semangat berbagi dapat tumbuh dari berbagai ruang, termasuk dari kegiatan keagamaan. Para guru ngaji dan masyarakat yang hadir diajak untuk menjadikan momentum tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama, terutama mereka yang sedang menghadapi kesulitan dan membutuhkan dukungan.
BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus mendorong sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas, baik dalam bidang pendidikan, keagamaan maupun kemanusiaan. Melalui kegiatan seperti Kota Tangerang Selatan Mengaji, semangat membangun generasi Qur’ani dapat berjalan beriringan dengan semangat berbagi dan membantu sesama.
Kegiatan di Masjid Al-Mujahidin Pamulang ini menjadi momentum untuk memperkuat dua nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat, yaitu mencintai Al-Qur’an dan peduli terhadap sesama. Dari Pamulang, semangat tersebut diharapkan terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang lebih luas.