Tahap seleksi tpa dan wawancara beasiswa cendekia baznas tangsel jenjang s1
Tangerang Selatan — BAZNAS Kota Tangerang Selatan melaksanakan rangkaian seleksi Beasiswa Cendekia BAZNAS Kota Tangerang Selatan Tahun 2026 pada Sabtu, 26 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kota Tangerang Selatan ini diikuti oleh 52 mahasiswa dan mahasiswi yang telah dinyatakan memenuhi tahapan seleksi administrasi.
Sebanyak 52 peserta tersebut sebelumnya telah melalui proses pemeriksaan dan verifikasi berkas sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Setelah dinyatakan memenuhi ketentuan administrasi dan mendapatkan konfirmasi dari peserta maupun pihak BAZNAS Kota Tangerang Selatan, para peserta kemudian mengikuti tahapan seleksi lanjutan untuk menentukan calon penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Kota Tangerang Selatan Tahun 2026.
Seleksi dilaksanakan melalui dua tahapan utama, yaitu Tes Potensi Akademik (TPA) dan tes wawancara. Pelaksanaan TPA diberikan kepada seluruh peserta dengan durasi selama 40 menit. Tahapan ini menjadi bagian dari proses seleksi untuk mengetahui kemampuan akademik peserta sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Setelah menyelesaikan TPA, peserta melanjutkan tahapan wawancara bersama pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Dalam tahapan ini, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai hal terkait latar belakang, aktivitas, prestasi, pengalaman organisasi, serta motivasi mereka dalam mengikuti program Beasiswa Cendekia BAZNAS.
Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, menyampaikan bahwa proses seleksi dilakukan dengan mengedepankan prinsip objektivitas agar setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
“Proses seleksi ini kita laksanakan secara objektif dan berdasarkan ketentuan yang sudah ditetapkan. Setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan, potensi, serta kontribusinya.”
Beasiswa Cendekia BAZNAS Kota Tangerang Selatan Tahun 2026 diperuntukkan bagi mahasiswa dan mahasiswi yang sedang menempuh semester 5. Program ini hadir tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya BAZNAS dalam mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki potensi, kepedulian sosial, serta semangat untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Pada tahun 2026, seleksi Beasiswa Cendekia BAZNAS Kota Tangerang Selatan mencakup tiga kategori penerima, yaitu Aktivis, Prestasi, dan Disabilitas. Ketiga kategori tersebut menjadi bagian dari ruang lingkup program dalam memberikan dukungan pendidikan kepada mahasiswa dengan latar belakang dan potensi yang beragam.
Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Tarjuni, menyampaikan bahwa penerima Beasiswa Cendekia nantinya diharapkan tidak hanya mendapatkan manfaat dalam bentuk dukungan pendidikan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gerakan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan BAZNAS Kota Tangerang Selatan.
“Kami berharap para penerima beasiswa nantinya tidak hanya mendapatkan manfaat dari program ini, tetapi juga dapat menjadi bagian dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan, khususnya dalam menyebarkan semangat zakat, infak, dan sedekah di tengah masyarakat.”
Melalui program ini, penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS Kota Tangerang Selatan akan mendapatkan subsidi uang kuliah hingga maksimal semester 8, sesuai dengan ketentuan program. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu peserta dalam menyelesaikan pendidikan sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk terus mengembangkan potensi dan kontribusi di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Pelaksanaan seleksi ini menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian Beasiswa Cendekia BAZNAS Kota Tangerang Selatan Tahun 2026. Dari 52 peserta yang mengikuti proses seleksi, selanjutnya akan dilakukan penilaian berdasarkan hasil tahapan yang telah dilaksanakan untuk menentukan peserta yang akan menerima manfaat program.
Melalui Beasiswa Cendekia, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berupaya menghadirkan dukungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada keberlanjutan studi, tetapi juga pada pengembangan generasi muda yang aktif, berprestasi, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat serta gerakan zakat, infak, dan sedekah.