Sedekah sampah
Tangerang Selatan — Sedekah selama ini kerap identik dengan pemberian berupa uang, makanan, atau barang kepada mereka yang membutuhkan. Namun, sedekah juga dapat dilakukan melalui cara yang sederhana dan dekat dengan aktivitas sehari-hari. Salah satunya melalui Sedekah Sampah, sebuah gerakan yang menggabungkan kepedulian terhadap lingkungan dengan semangat berbagi kepada sesama.
BAZNAS Kota Tangerang Selatan mulai menjalankan program Sedekah Sampah sejak Mei 2026. Program ini menjadi salah satu upaya untuk mengajak masyarakat berkontribusi dalam kebaikan melalui hal-hal sederhana yang ada di sekitar, sekaligus membangun kebiasaan memilah dan mengelola sampah dengan lebih baik.
Melalui program ini, masyarakat dapat menyedekahkan sampah yang masih memiliki nilai ekonomis, seperti botol plastik, kardus, kertas, maupun sampah perkantoran. Sampah yang telah dikumpulkan kemudian disetorkan kepada Bank Sampah untuk dikelola dan dikonversikan menjadi nilai uang. Hasil konversi tersebut selanjutnya dihimpun sebagai sedekah melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan.
Alhamdulillah, dari dua kali penyetoran yang telah dilakukan, program Sedekah Sampah berhasil menghimpun sedekah sebesar Rp1.159.700. Capaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi masyarakat dalam menghadirkan manfaat melalui sesuatu yang sering kali dianggap tidak lagi memiliki nilai.
Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, menyampaikan bahwa Sedekah Sampah membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berbagi melalui cara yang mudah dan dapat dilakukan dari lingkungan terdekat.
“Sedekah tidak selalu harus menunggu memiliki harta lebih. Melalui Sedekah Sampah, sesuatu yang sudah tidak terpakai dapat kita ubah menjadi bagian dari kebaikan. Dengan memilah sampah, kita ikut menjaga lingkungan sekaligus menghadirkan manfaat bagi sesama,” ujar Mohamad Subhan.
Sedekah Sampah menjadi bentuk kolaborasi antara kepedulian sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Masyarakat tidak hanya diajak untuk mengurangi dan memilah sampah, tetapi juga diberikan kesempatan untuk menjadikannya sebagai bagian dari amal dan sedekah.
Sampah rumah tangga maupun perkantoran yang masih memiliki nilai ekonomis dapat dikumpulkan dan disalurkan. Botol plastik, kardus, kertas, hingga berbagai jenis sampah yang dapat dikelola menjadi sesuatu yang bernilai, tidak harus berakhir sebagai limbah. Dengan pengelolaan dan penyaluran yang tepat, sampah tersebut dapat dikonversikan menjadi sedekah yang memberikan manfaat lebih luas.
Program ini juga menjadi pengingat bahwa berbuat baik tidak selalu membutuhkan langkah yang besar. Kebiasaan sederhana seperti memilah sampah dan menyisihkannya untuk disedekahkan dapat menjadi bentuk kepedulian yang dilakukan secara konsisten. Dari kebiasaan tersebut, masyarakat tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga turut mengambil bagian dalam gerakan kebaikan.
Sejak mulai berjalan pada Mei 2026, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus mendorong partisipasi masyarakat agar Sedekah Sampah dapat menjadi kebiasaan yang tumbuh di tengah masyarakat. Semakin banyak sampah yang dipilah dan disalurkan, semakin besar pula potensi nilai yang dapat dikonversikan menjadi sedekah.
Melalui program Sedekah Sampah, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk berbagi dengan cara yang sederhana, mudah, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Sebuah botol yang dipilah, kardus yang dikumpulkan, atau kertas yang disisihkan mungkin terlihat sederhana, tetapi ketika dilakukan bersama dan dikelola dengan baik, dapat berubah menjadi manfaat bagi sesama.
Dari sampah yang dipilah, lahir kepedulian. Dari kepedulian, tumbuh sedekah. Dan dari kebaikan yang dilakukan bersama, hadir manfaat yang lebih luas.