Simbolis rtlh desa rantau pauh
Harapan yang sempat runtuh, kini perlahan kembali berdiri.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan melaksanakan kegiatan silaturahmi sekaligus simbolis serah terima kunci rumah bagi warga Desa Rantau Pauh, Kabupaten Aceh Tamiang, yang menerima bantuan program Renovasi Rumah Layak Huni. Kegiatan ini menjadi penanda bangkitnya kehidupan baru bagi para penyintas bencana yang sebelumnya kehilangan tempat tinggal.
Bencana yang terjadi sekitar lima bulan lalu telah meninggalkan luka mendalam. Tidak hanya merusak bangunan fisik, tetapi juga mengguncang harapan dan rasa aman masyarakat. Setelah melalui proses assessment pada Januari 2026, teridentifikasi sebanyak 10 rumah dalam kondisi rusak berat dan membutuhkan penanganan segera.
Pada Selasa, 28 April 2026, proses serah terima kunci rumah dilaksanakan secara simbolis oleh Tarjuni, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Tangerang Selatan, didampingi oleh Noor Syaibani, Kepala Bidang Pendistribusian. Momen tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bukti nyata hadirnya kepedulian umat melalui zakat, infak, dan sedekah.
“Bantuan ini bukan hanya tentang membangun kembali rumah, tetapi juga menghidupkan kembali harapan yang sempat padam. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita bisa kembali hidup dengan layak dan penuh rasa aman,” ujar Tarjuni dalam sambutannya.
Sementara itu, rasa haru dan syukur tak terbendung dari para penerima manfaat. Mereka mengungkapkan terima kasih mendalam kepada masyarakat Kota Tangerang Selatan yang telah menjadi perantara kebaikan.
“Kami sempat tidak tahu harus mulai dari mana. Rumah hancur, harta benda hilang. Tapi hari ini, kami kembali punya tempat untuk pulang. Terima kasih kepada semua yang telah membantu kami bangkit,” ungkap salah satu penerima manfaat dengan mata berkaca-kaca.
Kini, rumah-rumah yang dulunya porak-poranda telah kembali berdiri tegak, kokoh, bersih, dan nyaman untuk ditinggali. Lebih dari sekadar bangunan, rumah-rumah ini menjadi simbol kekuatan, kepedulian, dan solidaritas.
Zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh masyarakat, telah menjadi cahaya bagi mereka yang sempat kehilangan arah. Dari kepedulian, tumbuh kembali harapan. Dari kebersamaan, lahir kembali kehidupan.