Kampung tanggap bencana pertama di tangsel
Keselamatan masyarakat saat menghadapi bencana tidak hanya bergantung pada kecepatan tim penyelamat, tetapi juga pada kesiapsiagaan warga di lingkungan tempat tinggalnya. Berangkat dari semangat tersebut, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Tangerang Selatan terus memperkuat edukasi kebencanaan melalui Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) yang dilaksanakan di Pondok Cipayung Mas, Kelurahan Cipayung, pada Minggu, 26 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat. Puluhan peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK, Ketua RT, Ketua RW, Karang Taruna, hingga tokoh masyarakat mengikuti rangkaian materi yang disampaikan secara interaktif. Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai kajian risiko bencana, peran dan sistem penanggulangan bencana di tingkat masyarakat, serta penyusunan peta jalur evakuasi sebagai pedoman ketika terjadi keadaan darurat.
Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat dukungan dari BPBD Kota Tangerang Selatan yang turut memberikan pemaparan materi mengenai kesiapsiagaan dan langkah-langkah yang harus dilakukan masyarakat sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi.
Program KATANA tidak hanya memberikan teori, tetapi juga membentuk kelompok kerja masyarakat yang nantinya menjadi motor penggerak kesiapsiagaan di lingkungan Kelurahan Cipayung. Kelompok kerja tersebut diharapkan mampu mengedukasi warga lainnya, melakukan upaya pencegahan risiko, memberikan pertolongan pertama, membantu proses penanganan awal, hingga mengoordinasikan evakuasi mandiri apabila sewaktu-waktu terjadi bencana.
"Bencana memang tidak dapat kita hindari, tetapi dampaknya dapat kita kurangi apabila masyarakat memiliki pengetahuan, kesiapsiagaan, dan mampu bertindak dengan cepat serta tepat." Ade Sumanta, Komandan BTB Kota Tangerang Selatan
Melalui pembentukan kelompok kerja ini, masyarakat didorong untuk tidak hanya menjadi objek penerima bantuan ketika bencana terjadi, tetapi juga menjadi subjek yang mampu melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya.
Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) merupakan salah satu program nasional BAZNAS RI yang dilaksanakan secara bertahap di berbagai daerah di Indonesia. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya membangun ketangguhan masyarakat berbasis komunitas melalui edukasi, pelatihan, dan penguatan kapasitas warga dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan memulai implementasi program ini secara bertahap dengan harapan semakin banyak wilayah yang memiliki masyarakat tangguh, siap siaga, dan mampu melakukan penanganan awal secara mandiri sebelum bantuan lanjutan tiba.
"Ketangguhan sebuah daerah tidak hanya diukur dari kuatnya infrastruktur, tetapi juga dari kesiapan masyarakatnya dalam menghadapi setiap kemungkinan. Karena penyelamat pertama saat bencana terjadi adalah warga yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian." Ujar Aceng, BPBD Kota Tangerang Selatan
Melalui sinergi antara BAZNAS Tanggap Bencana, BPBD Kota Tangerang Selatan, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan budaya sadar bencana dapat terus tumbuh sehingga masyarakat semakin siap menghadapi berbagai risiko yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Sebab, membangun kesiapsiagaan hari ini adalah investasi keselamatan untuk masa depan.