BAZNAS

BAZNAS

Kota Tangerang Selatan

Ketika Akses Sulit Dan Longsor Tak Menghentikan Hadirnya Tempat Ibadah Yang Layak Untuk Desa Seikumur, Aceh Tamiang

Administrator

Penulis

Ketika Akses Sulit Dan Longsor Tak Menghentikan Hadirnya Tempat Ibadah Yang Layak Untuk Desa Seikumur, Aceh Tamiang

13 May 2026
3 Dilihat

Serah terima kunci musholla desa sei kumur

Di tengah keterbatasan akses dan kondisi alam yang penuh tantangan, sebuah harapan baru kini berdiri di Desa Sei Kumur, Kabupaten Aceh Tamiang. Suara azan yang sempat redup, perlahan kembali menggema, menandai bangkitnya kehidupan spiritual masyarakat setelah melewati masa sulit.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan menyerahkan kunci mushola kepada warga Desa Sei Kumur pada Selasa, 28 April 2026. Serah terima dilakukan secara simbolis oleh Tarjuni, Wakil Ketua III, didampingi Noor Syaibani, Kepala Bidang Pendistribusian. Mushola tersebut dibangun dari nol di desa yang memiliki akses jalan cukup sulit dan jauh dari keramaian, menjadikannya salah satu wilayah yang membutuhkan perhatian khusus.

Letak desa yang berada di dataran tinggi membuat wilayah ini terdampak bencana longsor. Debu beterbangan memenuhi lingkungan, terutama saat angin berhembus, menciptakan kondisi yang tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga mempersulit masyarakat dalam menjalankan ibadah dengan nyaman.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan tidak hanya membangun mushola sebagai sarana ibadah, tetapi juga melengkapinya dengan fasilitas pendukung yang memadai. Pengadaan air bersih untuk wudhu menjadi bagian penting dari pembangunan ini, disertai penyediaan perlengkapan ibadah seperti sajadah, Al-Qur’an, microphone, dan speaker. Kini, warga dapat kembali melaksanakan sholat berjamaah dengan lebih mudah, nyaman, dan layak.

“Pembangunan mushola ini bukan hanya tentang menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga tentang menghidupkan kembali semangat kebersamaan dan nilai-nilai keimanan di tengah masyarakat. Kami berharap mushola ini menjadi pusat kebaikan yang terus hidup,” ujar Tarjuni dalam sambutannya.

Simbolis penyerahan kunci diterima langsung oleh Sofyan Iskandar selaku Datok atau Kepala Desa Sei Kumur, yang juga dipercaya untuk mengelola mushola tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Kota Tangerang Selatan yang telah memberikan bantuan secara berkelanjutan.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Di tengah kondisi desa kami yang sulit, kehadiran mushola ini sangat berarti. Terima kasih kepada masyarakat Kota Tangerang Selatan yang terus membantu kami hingga saat ini,” ungkap Sofyan.

Lebih dari sekadar pembangunan mushola, bantuan yang diberikan juga mencakup berbagai aspek pemulihan kehidupan masyarakat. BAZNAS turut membangun rumah tumbuh bagi beberapa warga agar tetap memiliki tempat tinggal yang layak, menyalurkan bantuan logistik, serta memberikan dukungan psikososial bagi anak-anak yang terdampak bencana.

“Tim BAZNAS Tanggap Bencana sangat jeli dalam melihat kebutuhan kami. Mulai dari proses penilaian, perencanaan, hingga pelaksanaan bantuan dilakukan dengan cepat dan tepat. Kami benar-benar merasa didampingi,” tambah Sofyan.

Sebagai bentuk apresiasi, dibangun pula prasasti yang menandai bahwa mushola tersebut merupakan hasil kontribusi masyarakat Kota Tangerang Selatan. Prasasti ini menjadi simbol kuatnya solidaritas dan kepedulian lintas daerah.

Kini, di tengah debu yang perlahan mereda, mushola berdiri sebagai simbol harapan baru. Dari tempat ini, doa kembali dipanjatkan, kebersamaan kembali terjalin, dan kehidupan perlahan kembali tertata.

Zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan, telah menjelma menjadi cahaya yang menerangi langkah masyarakat Desa Sei Kumur menguatkan mereka untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan penuh harapan.

Chat Admin
Beranda Campaign
Zakat
Berita