Kunjungan kerja baznas kabupaten berau
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan menerima kunjungan kerja BAZNAS Kabupaten Berau pada Senin, 19 Oktober 2026. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kapasitas penghimpunan zakat, infak, sedekah (ZIS), serta dana Corporate Social Responsibility (CSR) melalui pertukaran wawasan dan pengalaman dalam pengelolaan zakat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Berau untuk mempelajari strategi pengumpulan dana ZIS dan CSR yang diterapkan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, termasuk pengembangan program, inovasi penghimpunan, serta penyelenggaraan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan umat.
Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kabupaten Berau berkesempatan untuk menggali pengalaman dan praktik pengelolaan zakat yang telah dijalankan BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Pembahasan mencakup upaya memperluas jangkauan penghimpunan, membangun kepercayaan masyarakat dan mitra, serta mengoptimalkan potensi zakat agar dapat dikelola secara efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para mustahik.
Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, menyambut baik kunjungan kerja tersebut sebagai kesempatan untuk memperkuat kolaborasi dan berbagi pengalaman antarlembaga pengelola zakat. Menurutnya, pertukaran pengetahuan menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong inovasi dan meningkatkan kualitas tata kelola zakat agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Bagi kami, kunjungan seperti ini menjadi ruang untuk saling belajar dan berbagi pengalaman. Setiap BAZNAS memiliki potensi dan tantangan yang berbeda, sehingga melalui pertukaran wawasan, kita dapat menemukan strategi yang sesuai untuk mengoptimalkan penghimpunan ZIS dan CSR. Harapannya, pengelolaan dana yang terhimpun tidak hanya semakin optimal, tetapi juga mampu menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Mohamad Subhan.
Selain strategi penghimpunan, pelaksanaan program dan event pemberdayaan masyarakat juga menjadi salah satu aspek penting dalam kunjungan kerja ini. Program yang dirancang secara tepat diharapkan mampu menghubungkan potensi dana ZIS dengan kebutuhan masyarakat, baik melalui bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, maupun dakwah dan advokasi.
Optimalisasi penghimpunan dan pengelolaan dana ZIS serta CSR perlu didukung oleh inovasi program, tata kelola yang profesional, dan sinergi dengan berbagai pihak. Dengan demikian, dana yang dipercayakan masyarakat dapat disalurkan secara tepat sasaran sekaligus mendorong kemandirian para penerima manfaat.
BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap kunjungan kerja ini dapat menjadi awal dari hubungan kerja sama yang berkelanjutan antara kedua lembaga. Pertukaran pengalaman yang terjalin diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi penghimpunan dan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di masing-masing daerah.
Melalui sinergi dan kolaborasi antarlembaga zakat, BAZNAS terus berupaya memperkuat pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berdampak, sehingga potensi ZIS dan CSR dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kesejahteraan umat.