Sebagai bentuk respon cepat dan kepedulian terhadap musibah banjir dan longsor yang melanda Aceh, Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp100 juta pada hari Rabu, 11 Februari 2026. Bantuan ini dihadirkan untuk memperkuat penanganan darurat sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak yang saat ini masih dalam tahap pemulihan.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Korem 011 Lilawangsa sebagai jalur koordinasi strategis agar distribusi di lapangan berjalan efektif, terukur, dan tepat sasaran. Bantuan diserahkan langsung kepada Kepala Seksi Teritorial Korem 011 Lilawangsa, Letkol Inf Wahyu Fredi, yang mewakili Danrem 011 Lilawangsa Kolonel Ali Imran. Sinergi antara lembaga zakat dan unsur teritorial ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap bantuan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh para penyintas.
Dari pihak BAZNAS Kota Tangerang Selatan, penyerahan dihadiri oleh Wakil Ketua I Taufik Setyaudin dan Wakil Ketua III Tarjuni. Kehadiran pimpinan secara langsung menunjukkan komitmen dalam mengawal amanah para muzaki. Dalam kesempatan tersebut, Taufik Setyaudin menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar angka, tetapi titipan kepedulian umat. Ia menyampaikan bahwa “Dana yang kami salurkan adalah amanah dari para muzaki. Kami ingin memastikan amanah itu benar-benar sampai dan berubah menjadi kekuatan bagi saudara-saudara kita yang sedang diuji bencana.”
Rombongan BAZNAS juga didampingi oleh Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Lhokseumawe, Maimun, bersama Kasubbag Umum Junaiki dan Andre Mara yang membantu proses koordinasi daerah serta pemetaan kebutuhan lapangan. Kolaborasi ini memperkuat jalur distribusi sekaligus memastikan bantuan diarahkan pada sektor yang paling mendesak.
Tarjuni menambahkan bahwa gerakan kemanusiaan harus melampaui batas wilayah administratif. Menurutnya, kepedulian adalah jembatan persaudaraan. Ia menyampaikan bahwa “Kami tidak datang hanya membawa bantuan, tapi membawa pesan bahwa para penyintas tidak sendiri. Semoga dukungan ini bisa membantu kebutuhan darurat sekaligus menguatkan proses pemulihan pascabencana.”
Rencananya, bantuan akan digunakan untuk mendukung kebutuhan darurat korban terdampak, mulai dari logistik, kebutuhan pokok, perlengkapan dasar, hingga dukungan pemulihan bertahap pascabencana melalui koordinasi bersama pihak terkait. BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap kolaborasi ini menjadi penguat ekosistem respon bencana berbasis zakat, sehingga dana umat dapat terus dihadirkan sebagai solusi nyata saat masyarakat menghadapi kondisi krisis.
